Monthly Archives:April 2018

  • Sekarang Sudah Zamannya Berkolaborasi, Paham Teknologi AR dan VR

    Industri kreatif kini semakin berkembang yang ditandai dengan bermunculannya inovasi dari generasi muda. Industri kreatif ini kini mulai banyak disuarakan dan diberdayakan, ada banyak hal yang mencakup dalam industri kreatif mulai dari fashion, kuliner, budaya, hingga entrepreneur. Berkaca dari hal tersebut, agenda festival kreatif tahunan IDEAFEST hadir di Surabaya. Jika sebelumnya festival ini digelar di ibukota, kali ini bertujuan untuk memperluas pergerakan kreatif di Indonesia dengan digelar di Surabaya.

    Acara Idea-X Surabaya ini akan diselenggarakan di SSCC Convention Hall dan Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya pada tanggal 27–28 April 2018. Bertemakan Shift(Think)?, Idea-X Surabaya menyuguhkan beragam rangkaian acara-acara kreatif yang dikemas menjadi konferensi, sesi inspirasi dan motivasi Ideatalks, pameran start-up inspiratif Texpo, dan pameran untuk para pecinta seni Art Space.

    Di gelaran hari pertamanya, acara dikemas dalam bentuk mini talkshow yang diadakan di beberapa kelas. Audiens dibebaskan untuk memasuki kelas yang sekiranya diisi oleh pembicara atau narasumber yang mereka sukai atau minati. Nah, diantara banyak kelas tersebut, saya secara tidak sengaja masuk ke kelas yang diisi oleh Peter Shearer dan Patrick Effendy. Terbilang tidak sengaja memang, karena sebelumnya saya berada di kelas sebelahnya, namun diharuskan pindah karena sudah bertahan dua kali disana dan sudah waktunya memberikan kesempatan kepada audiens lainnya untuk masuk. Akhirnya saya pun pindah ke kelas sebelah tersebut dikarenakan setelah sesi kak Peter dan Patrick akan diisi oleh Pak Billy Boen.

    Sebenarnya semua pembicara yang dihadirkan di acara IDEAFEST Surabaya ini semuanya keren, hanya saja tidak semuanya saya kenal atau mungkin banyak orang ketahui. Hal ini dikarenakan mungkin kami sebagai audiens kurang update terhadap hal itu dan mungkin karena sebagain topik terkadang kurang familiar bagi sebagaian orang. Selang waktu beberapa menit sesudah perkenalan oleh moderator, ternyata kak Peter dan Patrick ini bergelut di dua bidang yang memiliki kesamaan, yakni AR dan VR. Well, bagi kalian yang hidup di era serba teknologi seperti sekarang ini tentu sudah tidak asing lagi dengan keberadaan AR dan VR ini.

    Peter Shearer Menjelaskan Perbedaan Teknologi AR dan VR kepada Audiens

    Image courtesy from Instagram @ideafestid

    Pada kesempatan di sesi ini, saya memberanikan diri untuk bertanya kepada kedua narasumber di sesi Q and A. Saya menanyakan dua hal, salah satunya yakni “Di era modern seperti sekarang ini yang sudah serba teknologi, tidak menutup kemungkinan bahwa pada akhirnya manusia tidak bisa membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Lalu, kira-kira apa kelebihan dan kekurangan dari teknologi AR dan VR ?”

    Istilah virtual reality dan augmented reality mungkin tidak asing di telinga pengguna, namun mungkin Anda masih kebingungan untuk membedakan antara teknologi AR dan VR. Sebelum menjelaskan lebih lanjut, Peter Shearer berhasil memegang dua jabatan sekaligus pada usianya yang kini menginjak 31 tahun di Grup WIR, yakni sebagai Direktur Pengelola AR&Co sejak tahun 2009, dan CEO DAV sejak tahun 2014.

    Teknologi AR sebenarnya memiliki prospek bagus karena hanya sedikit pemain yang menggeluti bidang ini, khususnya di Indonesia. Ciri khas AR adalah teknologi ini dapat menghubungkan elemen digital ke dunia nyata. Dengan bantuan AR, konten material cetak sekalipun, seperti iklan di majalah, kemasan produk, ilustrasi brosur, dan lainnya, bisa nampak seperti benar-benar “hidup” dengan gambar yang bergerak, bersuara, bahkan seolah-olah muncul di hadapan pengguna.

    Bisa dikatakan bahwa kedua teknologi ini, baik AR maupun VR, tengah menjadi perhatian khusus oleh khalayak ramai, dan tentunya menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dalam hal bisnis. Di sisi lain, VR atau realitas maya adalah teknologi yang memungkinkan dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan dimensi 3D yang disimulasikan oleh komputer terhadap suatu objek nyata atau imajinasi. Teknologi ini biasanya dicapai dengan mengenakan headset yang sudah dilengkapi sebuah teknologi canggih untuk menyempurnakan realitas imajiner pada game, hiburan, dan permainan.

    Patrick Effendy Mengatakan Bahwa “Sekarang Sudah Zamannya Berkolaborasi”

    Image courtesy from Instagram @ideafestid

    Pertanyaan saya lainnya yang mampu dijawab dengan apik oleh kedua speaker yakni tentang apakah saat ini kita harus menguasai banyak bidang atau fokus di satu bidang dan menekuninya. Menurut kak Patrick, sebaiknya kita mampu di semua bidang karena tidak menutup kemungkinan bahwa mungkin saja nanti suatu hari kita akan bertemu bidang yang mungkin di luar itu, sehingga lebih baik sedari dini untuk mempelajarinya, namun juga tetap harus fokus di salah satu bidang agar lebih expert disana.

    Produser yang menggawangi coboy junior (CJR) ini mengatakan bahwa sekarang mungkin eranya kompetisi namun juga era kolaborasi. Kolaborasi akan membangun ekosistem, ekosistem tidak bisa hidup sendiri, mereka harus saling terkait untuk bisa saling menghidupkan. “Dibutuhkan keunikan dan kekreatifan dari setiap individu. Bahkan jika perlu, berkolaborasi dalam setiap karya.” ujarnya

    “Sekarang zamannya kolaborasi, mencari ide dan visi yang sama agar bisa berkolaborasi bersama. Sekarang zamannya untuk kerja bareng untuk menciptakan yang baik.”papar kak Peter

    Pria yang bernama lengkap Patrick Effendy Siregar Diningrat ini juga menjelaskan tentang apa yang ia rasakan tentang kekhawatirannya terhadap dampak perkembangan teknologi kepada manusia. Pada akhirnya memang tidak menutup kemungkinan bahwa kita sebagai manusia tidak bisa membedakan antara mana yang nyata dan tidak nyata. Namun, juga perlu diketahui bahwa kita berbeda dengan robot. Selang saat saya menanyakan hal tersebut, ia pun menampilkan sebuah video singkat untuk menjawab pertanyaan saya.

    Dua perbedaan besar antara manusia dan robot yakni manusia memiliki love atau cinta dan kepercayaan atau agama. Jadi, sebaiknya mulai dari sekarang, manusia juga perlu mengantisipasi atau berhati-hati dan tetap mengontrol dirinya agar tidak dibutakan oleh teknologi yang ada.

    NB: Terimakasih kepada YOT Surabaya, Malang, dan Jember

  • Digelar Dua Pameran Sekaligus, Pameran Foto Kartini dan “Art Space” di Pakuwon Mall Surabaya

    Sebenarnya sudah tak asing lagi bagi warga Surabaya tentang keberadaan mall atau pusat perbelanjaan di kota pahlawan ini yang jumlahnya cukup banyak dan beragam. Mulai dari mall yang berada di pusat kota, sebelah timur, utara, dan sebagainya. Aneka pusat perbelanjaan ditawarkan dan tersebar di beberapa titik di Surabaya mulai dari yang kelas menengah hingga mungkin yang kelas atas.

    Dari banyaknya mall di Surabaya, Pakuwon Mall diklaim sebagai mall terbesar di Indonesia yang menawarkan berbagai fasilitas seperti koleksi fashion dari beberapa brand terkenal seperti H&M, Zara, hingga Marks & Spencer (M&S) pun tersedia. Selain fashion, mall ini juga mempunyai Food Society yang menjadi pusat kuliner di mall ini. Di sini, terdapat beberapa kafe hingga restaurant kelas atas. Selain itu, ada pula beberapa tenant yang menggunakan food truck dan beberapa kendaraan unik lain. Terobosan tampilan ini cukup baru dan belum ada di mall lain.

    Namun ada yang berbeda dari Pakuwon Mall Surabaya di hari Jumat, 27 April 2018 kemarin dimana disini digelar dua pameran sekaligus yakni pameran foto Kartini dan pameran lukisan bagi pecinta seni art space. Hari Kartini di Indonesia diperingati pada tanggal 21 April dimana hari tersebut merupakan peringatan untuk mengenang seorang perempuan tangguh bernama Kartini. Beliau merupakan sosok yang hingga kini selalu dikenang dan telah menjadi sumber inspirasi bagi seluruh perempuan di Indonesia. Beliau selalu dan terus menginspirasi para perempuan Indonesia untuk memiliki dan memperoleh pendidikan. Bahkan, beliau juga menyerukan apabila perempuan Indonesia tidak selalu berada di bawah kekangan dalam superioritas kaum lelaki.

    Sosok Kartini yang Tak Lekang oleh Waktu

    Image courtesy by @ficca_ayu

    Kartini terus menyerukan kepada seluruh kaum perempuan untuk terus bersinar, seperti harapannya yang tersirat dalam buku ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’. Lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada 21 April 1879 membuat tanggal tersebut akhirnya ditetapkan sebagai hari peringatan Kartini. Kartini lahir dari keluarga kalangan bangsawan Jawa. Ia terlahir dari pasangan R.M Sosroningrat dan M.A Ngasirah. Hidup dari keluarga yang mapan membuat Kartini mendapatkan pendidikan yang tinggi, dirinya juga banyak bersentuhan dengan pemikiran yang modern pada saat itu. Memiliki pendidikan yang tinggi menjadikan beliau menjadi pribadi yang suka membaca. Dari kegiatan membaca tersebutlah, Kartini merasa kagum dengan peran para perempuan di negeri-negeri Eropa.

    Mengusung tema Kartini koe, Kartini moe, acara ini digelar bersamaan dengan peringatan Hari Kartini. Sesuai dengan temanya, Anne Avantie memberikan penghargaan kepada wanita-wanita Indonesia yang memberikan dampak positif kepada bangsa khususnya di Surabaya. Penghargaan ini diberikan Anna Avantie melalui pameran foto, 22 perempuan berpengaruh mulai 17 April hingga 13 Mei 2018.

    Pameran Lukisan untuk Pecinta Seni Art Space di IDEAFEST Surabaya

    Image courtesy by @ficca_ayu

    Industri kreatif kini semakin berkembang yang ditandai dengan bermunculannya inovasi dari generasi muda. Industri kreatif ini kini mulai banyak disuarakan dan diberdayakan, ada banyak hal yang mencakup dalam industri kreatif mulai dari fashion, kuliner, budaya, hingga entrepreneur. Berkaca dari hal tersebut, agenda festival kreatif tahunan IDEAFEST hadir di Surabaya. Jika sebelumnya festival ini digelar di ibukota, kali ini bertujuan untuk memperluas pergerakan kreatif di Indonesia dengan digelar di Surabaya.

    Acara Idea-X Surabaya ini akan diselenggarakan di SSCC Convention Hall dan Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya pada tanggal 27-28 April 2018. Bertemakan Shift(Think)?, Idea-X Surabaya menyuguhkan beragam rangkaian acara-acara kreatif yang dikemas menjadi konferensi, sesi inspirasi dan motivasi Ideatalks, pameran start-up inspiratif Texpo, dan pameran untuk para pecinta seni Art Space.

    Image courtesy by @ficca_ayu

    Hal yang menarik dari Idea-X Surabaya adalah ada suguhan nyata Art Space bagi para pecinta seni. Di Grand Atrium, banyak lukisan-lukisan dari para seniman berbakat yang dipajang mulai dari lukisan hitam putih hingga berwarna yang menggambarkan tengkorak, wajah, dsb.

  • Referensi Fashion Hijab “Nude-Color”dari Amy, Selebgram Berwajah Cantik nan Teduh

    Post Image

    Saat ini, trend fashion berwarna ‘nude’ sudah menjadi primadona bagi siapapun tak terkecuali di dunia fashion hijab. Dunia fashion hijab ‘zaman now’ sudah didominasi oleh kreasi koleksi fashion berwarna lembut seperti pastel dan nude. Kepopuleran warna ‘nude’ ini dikarenakan warna tersebut cocok dipadu-padankan dengan aksesoris lainnya, terlebih warna ini terlihat lebih lembut dan teduh apabila diaplikasikan kepada sosok yang berwajah teduh pula. Yup, diantara ribuan selebgram yang ada di Indonesia, secara tidak sengaja saya menemukan akun Instagram @helminursifah. Akrab disapa Amy, ia merupakan salah satu selebgram Indonesia yang aktif mengunggah foto dirinya berkaitan dengan fashion.

    Alasan Warna ‘Nude’ menjadi Primadona

    Image courtesy from Instagram @helminursifah

    Warna nude yang identik dengan nuansa natural relatif cocok untuk dikenakan oleh semua orang dengan beragam tone dan warna kulit. Nude color atau yang familiar dengan sebutan krem ini sebenarnya punya beragam warna. Beberapa ada yang agak kecoklatan, putih, maupun pink soft. Warnanya yang menyerupai kulit ini memudahkan Anda untuk mix and match gaya berpakaian yang Anda pilih karena nude color termasuk warna-warna netral dan bisa dipadukan dengan warna lainnya.

    Helmi Nursifah, Trendsetter Fashion Hijab dari Bandung

    Image courtesy from Instagram @helminursifah

    Bagi perempuan, warna ‘nude’ ini juga memiliki kesan feminim dan lembut yang dapat mengiringi setiap langkah setiap hari. Fashionista hijab di sosial media Instagram menjadi panutan banyak wanita terutama anak muda dalam bergaya busana. Salah satu fashionista hijab itu ialah Helmi Nursifah. Perempuan muda asal Bandung itu menjadi salah satu trendsetter fashion hijab.

    Saya sendiri merupakan pengagum dari sosok yang akrab disapa Amy ini. Menurut saya, kak Amy merupakan paket lengkap yang terdiri dari cantik, manis, dan teduh. Kalau dikategorikan, ia sudah memenuhi kategori fashion and beauty. Gaya busananya tidak berlebihan dan unik. Kelebihan yang dimilikinya yakni postur tubuhnya ideal, wajahnya manis dan teduh, sehingga dapat menyihir siapapun yang melihat. Bahkan, hampir bisa dikatakan bahwa baju atau aksesoris apapun yang menempel dan dikenakan kak Amy sendiri tidak pernah gagal di mata saya dan mungkin para followers-nya.

    Image courtesy from Instagram @helminursifah

    Gaya busana lulusan Universitas Padjajaran itu elegan nan anggun saat mengenakan busana warna ‘nude’. Outfit berwarna ‘nude’ sangat mudah untuk dipadupadankan dengan outfit berwarna yang lainnya. Bisa dipakai untuk ke kampus, hangout bersama teman, hingga menghadiri acara formal tertentu. Ia sendiri selalu meng-update style berbusananya, mulai dari baju, celana, rok, hijab, dan aksesoris lainnya. Jika melihat postingan Instagram-nya, hampir semuanya mengagumkan dan menawan.

  • Membuat Paspor Baru Kini Lebih Mudah di Giant Maspion Square Surabaya

    Saat ini paspor bukan menjadi hal baru bagi banyak orang, seolah-olah paspor bisa dikatakan sebagai suatu kebutuhan sekunder untuk tiap orang. Bagi Anda yang sedang berencana atau suka travelling ke luar negeri, tentu Anda diwajibkan untuk memiliki paspor. Paspor sendiri merupakan syarat mutlak bagi siapapun yang akan bepergian ke luar negeri. Hal utama yang tidak boleh Anda lupakan adalah membawa paspor karena paspor merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegang atau pemiliknya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Jika Anda belum memilikinya, tidak perlu khawatir karena Anda bisa mulai mengurusnya sejak dini.

    Punya Paspor atau Rencana ke Luar Negeri Dulu?

    Biasanya banyak dari kita yang mungkin masih bingung untuk memilih membuat paspor atau merencanakan ke luar negeri terlebih dahulu. Beberapa orang mungkin ada yang memilih untuk memiliki rencana terlebih dahulu atau katankalah diterima di program luar negeri dahulu baru setelah itu membuat paspor. Hal ini juga yang sebenarnya saya alami, bingung mau mengurus paspor dahulu atau menunggu diterima seleksi program. Well, kita tidak pernah tahu kapan kesempatan atau keberuntungan itu datang kepada kita. Tidak ada yang pasti atau jelas di dunia ini, terlebih dengan diterima atau tidaknya dalam hal seleksi program atau kompetisi.

    Sebaiknya, Anda mulai mengurus paspor baru sejak dini. Manusia bisa berencana namun Tuhan yang menentukan dan memberikan keputusan. Ada baiknya untuk memiliki paspor terlebih dahulu dan mulai menyusun rencana-rencana ke luar negeri, kemudian diimbangi usaha dan kerja keras setelahnya. Meskipun apabila Anda tidak bisa ke luar negeri dalam waktu dekat, namun setidaknya Anda sudah memiliki paspor. Perlu diketahui bahwa mungkin kebijakan pembuatan paspor baru dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga disarankan untuk membuatnya mulai dari sekarang. Misalnya, Anda belum berkesempatan untuk pergi ke luar negeri dalam kurun waktu dekat ini atau mungkin hingga waktu lima tahun, setidaknya Anda hanya perlu melakukan perpanjangan paspor.

    Ketahui dengan Jelas Maksud atau Tujuan Membuat Paspor

    Walaupun Anda merupakan orang yang berada, namun sebaiknya tidak meremehkan atau menyepelekan pembuatan paspor. Maksudnya disini adalah Anda perlu memastikan dengan jelas tujuan dan maksud Anda membuat paspor. Pembuatan paspor tersebut memang didasari karena Anda berniatan atau memiliki harapan dan keinginan untuk pergi ke luar negeri, bukan hanya sekadar untuk prestige atau tampil keren saja.

    Lokasi Pembuatan Paspor Baru di Surabaya

    Image courtesy by @ficca_ayu

    Dalam artikel kali ini, tempat atau lokasi untuk pembuatan paspor baru yang dimaksud adalah di Surabaya. Ada tiga pilihan lokasi antara lain Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya yang berada di Giant Maspion Square, Tanjung Perak, dan Sedati dekat Juanda. Anda dapat memilih salah satu lokasi tersebut sesuai dengan tempat tinggal Anda.

    Syarat Pembuatan Paspor Baru

    Sebelum membuat paspor baru, ada beberapa syarat yang wajib Anda penuhi terlebih dahulu. Ketentuan tersebut meliputi beberapa dokumen asli dan fotokopi yang harus dibawa ke kantor imigrasi setempat.

    Berikut ini beberapa persyaratan yang harus dibawa:

    • E-KTP asli dan fotokopi (Apabila E-KTP belum jadi bisa menggunakan surat perekaman penduduk asli dari Dispendukcapil Surabaya, sertakan pula fotokopinya.)
    • Akta kelahiran asli dan fotokopi
    • Kartu keluarga asli dan fotokopi
    • Materai 6000 (1 buah)
    • Print bukti antrean paspor (optional)
    • LoA sebagai bukti alasan pembuatan paspor (optional)

    NB: Lebih baik membawa fotokopi lebih dari satu, materai lebih dari satu, dan map untuk berjaga-jaga. Semua dokumen dalam bentuk A4, boleh berwarna atau hitam putih. Sebaiknya membawa bolpoin juga. Jangan lupa untuk meminta kembali dokumen yang asli, tetapi biasanya petugas secara langsung akan mengembalikan dokumen yang asli dan hanya mengambil dokumen salinan. Dokumen yang asli diperuntukkan untuk pengecekan saja namun wajib dibawa.

    Langkah-Langkah Pembuatan Paspor Baru di Giant Maspion Square

    Image courtesy by @ficca_ayu

    Fyi, saat ini Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya yang berlokasi di Giant Maspion Square sudah tidak menerima lagi antrian manual, melainkan sudah diberlakukan sistem antrian online. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Unduh aplikasi antrian permohonan paspor resmi yang ada di Google Play Store. Dapat diakses di https://antrian.imigrasi.go.id

    2. Daftarkan diri Anda dengan mengisi identitas lengkap yang tertera dalam aplikasi antrean paspor. Setelah daftar, akun Anda akan diverifikasi melalui email. Silahkan mengecek email Anda dan mengeklik tautan link yang diberikan untuk melakukan verifikasi.

    3. Login kembali setelah akun terverifikasi. Fyi, satu akun hanya berfungsi untuk lima kali permohonan antrean.

    4. Pilih kantor imigrasi terdekat dengan tempat tinggal Anda.

    5. Lengkapi data permohonan antrean paspor. Data tersebut meliputi tanggal rencana pengurusan paspor, waktu, NIK, nama lengkap, dan pemilihan lokasi.

    6. Cek kembali jadwal antrean yang Anda ajukan apakah sudah disetujui atau belum.

    7. Jika sudah disetujui, langkah selanjutnya adalah datang ke kantor imigrasi sesuai dengan jadwal. Tunjukan barcode saat datang kesana untuk mendapatkan bukti cetak nomor urut panggilan. Anda juga boleh mencetak barcode tersebut dalam bentuk A4 untuk kemudian di scan oleh pihak kantor imigrasi.

    8. Datang on time atau in time akan lebih baik. Anda disarankan untuk datang 15 menit sebelumnya pada bukti antrean, namun sebaiknya Anda datang lebih awal untuk berjaga-jaga apabila ada sesuatu hal yang tidak diinginkan. Lokasi kantor imigrasi ini sendiri berada di bawah eskalator yang berada di lantai ground atau Lt. 1, sebaiknya Anda masuk melalui pintu depan mall jika tidak ingin memutar.

    9. Saat sudah tiba disana, Anda akan masuk ke pintu utama dan berkas Anda akan di cek terlebih dahulu serta Anda akan diberikan pertanyaan tentang alasan Anda membuat paspor. Jika semua sudah clear, Anda akan mendapatkan formulir baru yang wajib Anda isi. Petugas akan membantu Anda apabila mengalami kesulitan. Disini pula, bukti antrean Anda ditunjukkan untuk kemudian mendapatkan nomor antrean panggilan.

    10. Setelah mengisi formulir tersebut, jangan lupa untuk mengumpulkannya kepada petugas yang berada di kursi interview, mudahnya yakni petugas yang duduk di tempat yang ada kameranya.

    11. Anda hanya perlu menunggu panggilan kemudian untuk interview, sidik jari, dan foto.

    12. Setelah semua proses selesai, Anda akan mendapatkan bukti cetak pembayaran yang dapat Anda lakukan pada bank apapun. Sebaiknya melakukan pembayaran pada teller di bank, agar tidak dikenakan charge.

    13. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayaran paspor dan bukti pembayaran dari bank untuk nanti dibawa saat pengambilan paspor.

    14. Pengambilan paspor dapat dilakukan tiga hari setelah pembuatan paspor.

    15. Setelah tiga hari setelah pembayaran, Anda dapat kembali lagi kesini untuk melakukan pengambilan paspor pada loket yang sudah disediakan.

    Image courtesy by @ficca_ayu

    Membuat paspor kini jauh lebih mudah daripada sebelumnya dikarenakan Anda tidak perlu lagi untuk bangun shubuh atau pagi-pagi buta hanya sekadar untuk mengambil nomor antrean. Saat ini Anda dapat mengurusnya dengan sistem online dan disesuaikan dengan jadwal Anda. Semoga artikel di atas dapat membantu Anda, ya! Mohon maaf apabila ada kekurangan atau salah kata. Silahkan komen dan share ya. Terimakasih.

  • Genderang Perang Melawan Sampah Plastik untuk Peringatan Hari Bumi 2018

    Selang satu hari setelah momen spesial Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2018, hari ini kita memperingati hari bumi yang tepat jatuh pada tanggal 22 April 2018. Keberadaan Earth Day ini menjadi hari yang cukup penting bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

    Dilansir dari halaman earthday.com, peringatan Hari Bumi dilakukan untuk menyuarakan aksi peduli terhadap lingkungan dan melakukan penjagaan atau perlindungan, terutama polusi plastik yang telah meracuni laut dan tanah. Di halaman web tersebut tercantum seruan: “Bantu kurangi polusi plastik dengan mengetahui berapa banyak plastik yang Anda konsumsi setiap tahun, dan buat sumpah untuk mengurangi jumlah tersebut.”

    Tahun ini, Hari Bumi didedikasikan untuk menyediakan informasi dan motivasi untuk mengakhiri polusi plastik. Kita pasti sering menggunakan plastik setiap hari, bahkan (mungkin) tanpa disadari, kita sudah sering menimbulkan banyak sampah seperti penggunaan plastik sekali pakai, tas, botol, peralatan, sedotan. Selain itu, pemakaian barang elektronik, mobil, pakaian, dan cat.

    Genderang Perang Melawan Sampah Plastik

    Image courtesy of YOT Surabaya

    Genderang perang sebetulnya merupakan istilah yang awalnya digunakan dalam medan perang. Istilah ini diperuntukkan baik untuk mengarahkan maupun menggembleng para tentara. Irama pukulan yang berbeda membimbing para prajurit untuk membentuk formasi yang berbeda, misalnya, dengan satu irama untuk “menyerang” dan irama lain untuk “mundur”. Nah, tapi di era modern ini kita sudah tidak lagi berperang dengan senjata untuk melawan penjajah ataupun musuh di medan perang. Musuh yang dimaksud disini adalah sampah-sampah plastik. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan yakni melalui lingkungan sekitar, dalam hal ini adalah lingkungan dekat tempat tinggal Anda.

    Menciptakan Awareness Peduli Lingkungan

    Image courtesy of YOT Surabaya

    Dalam peringatan Hari Bumi 2018 ini, YOT Surabaya menggelar kegiatan Kantong Berjalan, dimana ini merupakan aksi memungut sampah dan nantinya akan dikumpulkan pada trash bag yang sudah disediakan. Meskipun agenda ini sudah dilaksanakan di awal bulan April lalu, namun sebetulnya kegiatan KOBER ini dimaksudkan untuk memperingati hari-hari khusus seperti Hari Air dan Hari Bumi.

    Seperti kita tahu bahwa kesadaran masyarakat terhadap lingkungan yang bersih mungkin masih cukup minim, salah satunya di kota Pahlawan Surabaya. Kota ini sebenarnya merupakan kota yang bersih apabila masyarakatnya sejak dini memahami arti penting menjaga lingkungan sekitar. Lebih lanjut, untuk tahun ini aksi Kantong Berjalan merupakan suatu rangkaian acara yang dimulai dari campaign melalui media sosial dengan tema “Diet Sampah Plastik”. Acara ini akan diadakan pada hari Minggu, 01 April 2018. Nantinya dilanjutkan dengan main event yang berlokasi di CFD Taman Bungkul Surabaya untuk melakukan aksi bersama dengan membuang sampah pada tempatnya yang dikumpulkan dalam trash bag.

    Kami memulai aksi pungut sampah mulai pukul 07.30 dengan titik awal kumpul di Perpustakaan Bank Indonesia. Ada beberapa komunitas yang turut hadir mendukung acara kami di samping Bonek Edukasi Surabaya yakni Hilo Green Community Surabaya, Earth Hour Surabaya, Jurnalistik Poltekes Surabaya, dan Love Suroboyo. Berbekal trash bag, toa, dan mengenakan atribut baju masing-masing komunitas, kami memulai aksi pungut sampah di CFD Taman Bungkul Surabaya. Kami mulai mengitari beberapa titik di CFD Taman Bungkul dan mengumpulkan sampah yang berserakan untuk kemudian dimasukkan ke dalam trash bag yang sudah disediakan.

    Aksi pungut sampah berjalan lancar dan kebanyakan sampah terdiri dari botol-botol plastik bekas minuman pengunjung CFD. Kami tidak sendirian disini karena ternyata ada keberuntungan yang memihak kami yakni dengan kehadiran para suporter Bonek yang saat itu juga berada di CFD untuk melakukan aksi penggalangan dana. Secara tidak langsung, kami turut gabung dan terjun dalam kerumunan bonek dan mulai bersama-sama melakukan aksi pungut sampah. Sekitar pukul 09.30 WIB sampah telah berhasil dikumpulkan dan kemudian kami buang pada tempat sampah yang sudah disediakan.