Jika biasanya mungkin Anda hanya melihat model-model luar negeri berlenggak-lenggok di TV kabel saja, nah kali ini Anda bisa menyaksikannya secara live dalam pameran yang bertemakan “La Galerie des Glaces”.

Perempuan berkebangsaan Perancis, Erell Hemmer, ini terbilang sukses menyelenggarakan pameran fotografinya. Ia mengaku kepada tim wartawan kalau karyanya ini merupakan hasil jepretan kamera analog. Karya yang dihasilkan pun tidak gemerlap penuh warna-warni tetapi lebih dominan dalam bentuk hitam putih sehingga terkesan sangat artistik.

Sebagai seorang fotografer, Erell Hemmer punya pilihan berbeda dalam menjalankan profesinya. Perempuan kelahiran Havre, Prancis pada tahun 1991, ini cenderung memilih kamera analog untuk mengabadikan objek yang disukainya.

Saat ditanya karya mana yang merupakan favoritnya diantara semua hasil jepretannya, ia menunjukkan satu karya yang merupakan karya favoritnya.

Foto Favorit Erell Hemmer

Menurut Erell, dengan jumlah film yang terbatas, pengguna kamera analog memang dituntut untuk memiliki perhitungan yang matang dan teliti terhadap gambar yang akan diambilnya. Selain itu, penggunaan kamera analog juga diyakini Erell bisa menghasilkan karya yang lebih bagus nilai estetikanya.

“Teknik untuk mengambil gambar dengan kamera analog sebenarnya gampang-gampang susah, karena membutuhkan kecermatan yang tinggi.”ungkap Erell dalam bahasa Indonesia

“Perlu kecermatan yang tinggi sebelum kita memutuskan untuk mengabadikan sebuah momen. Sebab, berbeda dengan kamera digital, pakai kamera analog kita tak bisa mendelete hasil yang kita anggap jelek,” tutur Erell kepada tim wartawan

Nuansa Paris Fashion Week jelas terasa disini karena sejatinya sendiri foto-foto yang dipamerkan itu Erell ambil di tengah pentas Paris Fashion Week pada tahun 2014 dan 2015.

Pameran ini sendiri digelar dengan tema ‘La Galerie des Glaces – Behind The Scenes of Paris Fashion Week’ di Snow White Ballroom, Jayanata Beauty Plaza Surabaya hari Sabtu, 03 Februari 2018. Ada sekitar 52 foto yang dipajang, dan di tempat yang sama juga ditayangkan lima video bertema sisi lain Paris Fashion Week garapan Antoine Mengenot, rekan kerja Erell Hemmer.

Short Speech dari Erell

Perempuan yang kental akan logat Perancis-nya ini juga punya perhatian berbeda atas objek-objek foto yang diabadikannya. Semua gambar yang dipajang di ruang pamer tersebut bisa dibilang tak biasa dan unik. Erell memilih mengarahkan kameranya ke sisi lain yang lepas dari perhatian teman-teman fotografernya. Misalnya model yang sedang didandani make up artist (MUA) diambil dari sisi belakang sehingga hanya menampakkan bagian punggung dan rambut yang tergerai.

Selain pameran foto, kegiatan yang berlangsung hingga 17 Februari 2018 itu juga diisi dua kali kegiatan workshop fotografi. Pertama pada Kamis (8/2) pukul 13.30, Erell akan menghadirkan tema ‘Fashion Street Photography’ di area pameran di Jayanata Beauty Plaza.

Sedang workshop kedua pada Rabu (14/2) pukul 15.00, Erell mengangkat tema ‘Photo Zine. Kegiatan ini akan diselenggarakan di IFI West Surabaya – SUB Co2O, Jl Darmo Harapan 1 Surabaya.